JAKARTA, - Sebuah poster 'Aksi 262 Dukung Majelis Hakim Tolak PK Ahok' yang mengatas namakan dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama dan Persaudaraan Alumni 212 tersebar di media sosial dan grup-grup percakapan.
Poster undangan tersebut menyebutkan aksi akan dilakukan pada Senin, 26 Februari 2018, mulai pukul 08.00 WIB di gedung Pengadilan Negeri Jakarta Utara, bekas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
"PK Ahok diterima, Ahok melenggang kuat jadi Cawapres," seperti dikutip dari tulisan di poster tersebut.

Di poster itu, tampak foto mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengenakan pakaian kemeja biru dengan garis kotak-kotak berwarna merah-putih dan menggenggam mikrofon. Ada pula foto seseorang memegang tulisan, "Tegakkan Keadilan, Tolak PK Ahok," di kanan atas poster.
BACA: Prediksi Skor Levante vs Real Betis 27 February 2018
Anggota tim Advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Kapitra Ampera, membenarkan rencana aksi itu. "Ya, benar," ujar dia. Namun, dia belum menjelaskan berapa banyak massa aksi yang akan turun.
Sebelumnya, kelompok Persaudaraan Alumni 212 menyatakan akan hadir di pengadilan untuk menolak di sekitar lokasi sidang. Alasannya, mereka menduga sidang PK ini hanya permainan untuk membebaskan Ahok.
"Alumni 212 akan turun mengepung sidang PK Ahok," kata juru bicara Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin, pada Jumat, 23 Februari 2018.
BACA: Prediksi Skor Borussia Dortmund vs Augsburg 27 February 2018
Novel enggan menyebut jumlah massa yang bakal ikut berunjuk rasa dalam sidang PK Ahok itu. Namun dia mengklaim, massa datang dari enam wilayah Jakarta dan luar Jakarta. "Kami prediksi dari Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten, siap turun," kata Novel.

